Untuk menuju kesana, Kita dapat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, Setelah sampai di Desa Panusupan, kita tinggal mengikuti petunjuk yang terpasang dipinggir jalan, Sesampainya di lokasi, kendaraan harus diparkir disini kan kita harus jalan kaki untuk menuju keatas puncak. Sebelum naik keatas, kita harus mengisi daftar buku tamu dan membayar biaya retribusi sebesar Rp5.000,-/orang dan Rp2.000 untuk motor.
Perjalanan menuju puncak Igir Wringin cukup melelahkan dengan medan yang mendaki dan berbatuan selama kurang lebih 1 setengah jam dan lumayan menguras nafas dan tenaga. Selama perjalanan kita akan melihat panorama alam yang indah. Sesampainya dipuncak, hembusan angin yang sejuk seakan menyambut, Anda bisa naik ke rumah pohon untuk memanjakan mata dengan pemandangan yang luas dan mempesona. Dari atas rumah pohon Anda bisa melihat pemandangan yang sangat luas dan indah, hamparan perbukitan nampak hijau dengan rumah-rumah menduduk yang hanya terlihat titik-titik kecil. Rasa lelah saat mendaki seakan hilang saat melihat pemandangan diatas ketinggian 640 mdpl ini.
Selain Puncak Igir Wringin, ada juga tempat baru di desa Panusupan yang sedang kekinian karena spot fotonya yang bagus dan instagram-able. yaitu Jembatan Cinta. Sayangnya, waktu itu saya tidak sempat mampir mendatangi tempat itu karena cuaca sedang mendung dan takut tiba-tiba turun hujan. Ini foto penampakan jembatan berbentuk love yang sedang banyak dijadikan destinasi wisata para anak muda.
(sch: purwokertokita.com)
Jadi, apa anda tertarik untuk menjadikan Desa Wisata Panusupan sebagai destinasi wisata anda selanjutnya?



Tidak ada komentar:
Posting Komentar