Puncak Sikunir yang terkenal dengan Golden Sunrise Sikunir ini berada di kawasan Dieng Plateu, Wonosobo, Jawa tengah. Puncak Sikunir yang memiliki ketinggian kurang lebih 2350 mdpl ini terkenal dengan tempat yang disebut-sebut sebagai spot melihat sunrise terindah dan terbaik di tanah Jawa. Dari atas puncak, kita bisa menikmati indahnya pemandangan matahari terbit dengan langit berwarna keemasan yang menyinari gunung-gunung tinggi dengan diselimuti kabut yang indah.
Untuk bisa sampai ke Bukit Sikunir dari pusat kawasan Dieng, butuh waktu sekitar setengah jam menggunakan motor atau mobil. Agar tidak ketinggalan sunrise, paling tidak kita harus sudah sampai di kaki bukit Sikunir sebelum waktu subuh. Selama perjalanan, kita akan disuguhi oleh pemandangan indah dari atas ketinggian di sebelah kanan kiri jalan. Namun kita harus agak berhati-hati karena kondisi jalanan menanjak dan menurun yang cukup terjal. Seasampainya di kawasan bukit Sikunir, kita akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp10.000,-/orang. Kendaraan hanya bisa diparkir sampai disini, untuk naik keatas puncak kita harus tracking sekitar kurang dari 1 jam dengan jalan bebatuan berundak-undakan dengan suasana ala pegunungan dengan suhu yang semakin keatas semakin dingin.
(sch: https://bundakiranareza.wordpress.com/2015/04/25/dieng-yes-i-can/)
Sesekali beristirahat sambil melihat pemandangan sekitar, akhirnya saya sampai keatas puncak dengan perasaan kagum. Deretan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang terlihat jelas menjulang tinggi seakan menyambut saya yang baru sampai ke atas puncak, samar-samar juga terlihat Gunung Merbabu, Merapi dan Ungaran berjejer dengan ditutupi kabut yang tebal. Dari ufuk timur, matahari mulai menampakkan diri dengan menawannya mewarnai langit yang tadinya gelap menjadi merah kekuningan. Serentak suara decak kagum dan sorak ria para wisatawan menyambut detik-detik matahari yang perlahan muncul dari peraduannya. Inilah moment yang ditunggu-tunggu oleh para wisatawan. Rasa lelah saat mendaki keatas puncak seketika hilang terbayarkan oleh pemandangn Golden Sunrise yang sangat menawan ini. Para wisatawan pun tak mau ketinggalan untuk mengabadikan fenomena alam terindah di negeri diatas awan ini dengan berfoto-foto.
Salah satu waktu terbaik untuk menyaksikan sunrise adalah di musim kemarau, di kisaran bulan Juli-Oktober, saat dimana jarang hujan dan langit tidak tertutup kabut. Pada musim kemarau kondisi cuaca daerah Dieng cenderung sangat dingin. Jika datang pada bulan November-Februari, sunrise akan diselimuti kabut dan awan pekat. Gradasi warna gelap awan mendung dan jingga keemasan sunrise juga terlihat indah bagi beberapa orang. Dan terkadang akan muncul pelangi jika sebelumnya turun hujan atau gerimis. Jika datang pada bulan antara Maret-Juni atau menjelang musim kemarau sunrise hanya ditutupi kabut dan awan tipis. Lukisan gunung-gunung tinggi berselimut kabut tipis yang diinari sunrise di pagi hari tidak kalah cantik dengan sunrise di musim kemarau. Jadi, kapan saja Anda akan tetap bisa menikmati sunrise dengan karakter berbeda tiap bulannya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar