hai mau posting lagi. niatnya sih ini buka laptop mau ngerjain tugas, tapi entah kenapa karna terlalu enek sama semua tugas2 akhirnya gue beralih ke blog:] jadi gue dikasih tugas sama guru astronomi buat nyari tentang TATA KOORDINAT BENDA LANGIT beserta KD-KD nya dan indikator2nya yang panjang-panjang banget. dari soalnya aja udah keliatan kan serumit apa itu tugas, belom lagi apa yang udah kita print disuruh disalin dikertas folio pake tulisan tangan. oh my...this homework is killing me slowly yaa:'''] mau tau gak kaya apa wujudnya tuh tugas? gue copas disini ya, sekalian bagi-bagi ilmu ke kalian-kalian semua;;)
ASTRONOMI
SK 1: Mengenal tata
koordinat benda atau bola langit
Untuk menyatakan letak suatu benda langit
diperlukan suatu tata koordinat yang dapat menyatakan secara pasti kedudukan
benda langit tersebut. Tata koordinat tersebut terdiri dari tata koordinat
horison, tata koordinat ekuator, tata koordinat ekliptika dan tata koordinat
galaktik. Namun dalam pembahasan kali ini akan diperkenalkan tata koordinat
horison dan tata koordinat ekuator, karena tata koordinat inilah yang paling
sering digunakan dalam astronomi. Tiap-tiap tata koordinat tentunya memiliki
cara penggunaan sistem yang berbeda serta terdapatnya berbagai macam keuntungan
dan kelemahan dalam penggunaan sistem tersebut. Dengan demikian penggunaan
suatu sistem koordinat bergantung pada hasil yang kita inginkan, apakah hasil
yang didapat ingin digunakan untuk waktu sesaat atau untuk waktu yang lama dan
dapat dipakai secara universal.
KD 1: Tata koordinat horison
Dalam tata
koordinat Horison ada dua titik utama yang menjadi dua buah kutub yaitu Zenith
dan Nadir. Titik Zenith adalah suatu titik khayal pada Bola Langit
dan tepat berada vertikal diatas kepala pengamat. Titk Nadir sebaliknya merupakan
titik yang berada pada Bola Langit tepat dibawah kaki pengamat.
Lingkaran lintang terbesar disebut dengan lingkaran horizon yang merupakan perpotongan
antara perluasan bidang datar tempat
pengamat berdiri (sering disebut bidang horizon) dengan bola langit. Di
daerah pegunungan memang agak sulit membanyangkan lingkaran Horizon ini,
akan tetapi jika kita berdiri tepat di tepi pantai
maka perpotongan antara kaki
langit dengan permukaan laut dapatdipandang sebagai lingkaran
Horizon.
UTSB : Bidang horison
UZS : Meridian langit
BZT : Ekuator langit
Disetiap tempat di permukaan Bumi mempunyai lingkaran meridian
yang berbeda-beda tergantung bujur tempat itu (yang berbujur sama mempunyai
lingkaran meridian yang sama)
Pada dasarnya garis Utara-Selatan adalah perpanjangan sumbu Bumi
yang melalui kutub Utara dan kutub Selatan. Titik Utara di Kutub Utara sering
disebut Titik Utara Sejati (True North), dan sebaliknya Titik Selatan Sejati
(True South), yang mana letaknya berbeda dengan Kutub Utara Magnetik dan Kutub
Selatan Magnetik. Apabila dilihat dari zenith maka dengan putaran searah jarum
jam akan mendapatkan arah Utara, Timur, Selatan dan Barat dengan besar
perbedaan sudutnya sebesar 90o.
Dengan mengenal istilah tersebut akan memudahkan kita dalam
memahami tata koordinat horison dengan ordinatnya yaitu, Azimuth dan Tinggi
(A,h).
Tinggi benda langit dapat digambarkan pada bola langit dengan
membuat lingkaran besar yang melalui zenith, benda langit itu dan tegak lurus
pada horison (lingkaran vertikal), diukur dari horison dengan nilainya 0o-90o.
KD 2: Tata Koordinat Ekuator
Tata
koordinat ini merupakan salah satu tata koordinat yang sering digunakan dalam
astronomi. Sistem koordinat ini dapat menyatakan letak benda langit dalam skala
waktu relatif panjang. Sekalipun perubahan unsur-unsur koordinatnya relatif
kecil terhadap waktu.
Dalam
setiap pembahasan sistem koordinat benda langit, setiap benda langit selalu
dipandang terproyeksi pada suatu bidang bola khayal yang digambarkan sebagai
bola langit. Bola yang memuat bidang khayal tersebut disebut bola langit.
Ukuran bola Bumi diabaikan terhadap bola langit sehingga setiap pengamat di
muka Bumi dianggap berada di pusat bola langit.
Seperti
halnya pada pembahasan mengenai bola pada umumnya, setiap lingkaran pada bola
langit yang berpusat di pusat bola dan membagi bola menjadi dua bagian yang
sama besar disebut lingkaran besar, sedangkan lingkaran lainnya disebut
lingkaran kecil.
Di
bawah ini diberikan deskripsi istilah-istilah yang dipakai pada bola langit:
Titik kardinal: empat titik utama arah kompas pada
lingkaran horison, yaitu Utara, Timur, Selatan dan Barat.
Lingkaran kutub, lingkaran jam atau bujur langit: lingkaran
besar melalui kutub-kutub langit.
Lingkaran ekliptika: lingkaran
tempat kedudukan gerak semu tahunan Matahari. Perpotongan bidang orbit Bumi
(ekliptika) dengan bola langit.
Kutub-kutub langit: titik-titik
pada bola langit tempat bola langit berotasi. Perpotongan bola langit dengan
sumbu Bumi. Kutub langit di belahan langit Selatan disebut Kutub Langit Selatan
(KLS) dan di belahan langit Utara disebut Kutub Langit Utara (KLU).
Pada
sistem koordinat ekuator, koordinat yang digunakan adalah koordinat
Aksensiorekta (α) dan Deklinasi (d). Aksensiorekta adalah panjang busur yang
dihitung dari titik Aries atau disebut juga dengan titik gamma (g) pada
lingkaran ekuator langit sampai ke titik kaki dengan arah penelusuran ke arah
timur, dengan rentang antara 0 s.d. 24 jam atau 00s.d. 3600.
Sedangkan deklinasi adalah panjang busur dari titik kaki pada lingkaran ekuator
langit ke arah kutub langit sampai ke letak benda pada bola langit. Deklinasi
bernilai positif jika ke arah KLU dan bernilai negatif jika ke arah KLS, dengan
rentang antara 00 s.d. 900 atau 00 s.d.
-900.
Dalam
penggunaan sistem koordinat ekuator, terdapat hubungan antara waktu matahari
dengan waktu bintang (waktu sideris). Dimana Waktu Menengah Matahari (WMM) =
sudut jam Matahari + 12 jam. Hubungan ini tentunya berkaitan juga dengan
tanggal-tanggal istimewa titik Aries terhadap Matahari. Tanggal-tanggal
istimewa tersebut adalah :
1.
Sekitar tanggal 21 Maret (TMS), Matahari berimpit dengan
Titik Aries. Jam 0 WMM = jam 12 waktu bintang.
2.
Sekitar tanggal 22 Juni (TMP), saat Matahari di kulminasi
bawah, titik Aries berhimpit dengan titik Timur. Jam 0 WMM = jam 18 waktu
bintang.
3.
Sekitar tanggal 23 September (TMG), saat Matahari di
kulminasi bawah, titik Aries berada di titik kulminasi atas. Jam 0 WMM = jam 0
waktu bintang.
4.
Sekitar tanggal 22 Desember (TMD), saat Matahari di
kulminasi bawah, titik Aries berhimpit dengan titik Barat. Jam 0 WMM = jam 06
waktu bintang.
Indikator 1: Mengenal sistem Koordinat Geografis dalam bola bumi (lintang
dan bujur sebuah tempat)
Sistem koordinat Geografis digunakan untuk menunjukkan suatu titik
di Bumi berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Bila kita melihat
sebuah bola Bumi atau Globe, biasanya kita akan melihat garis garis
yang melintang
dan membujur. Padahal garis-garis ini pada kenyatannya tidak
ada di permukaan
Bumi. Garis-garis ini memang garis-garis khayal yang sengaja
dibuat untuk mempermudahkita dalam melihat posisi dari suatu lokasi di
permukaan Bumi. Suatu garis membujur yang membentuk setengah lingkaran dari
kutub utara melalui kota Greenwich diInggris di hingga ke kutub Selatan
merupakan bujur acuan 00. Dari garis ini kearah timur adalah
bujur timur dan kearah barat adalah bujur Barat. Garis ini pula yang
menjadi acuan waktu universal yang didunia
disebut dengan GMT (Greewich Meam Time) dan dalam Astronomi
sering disebut dengan UT(Universal Time).Garis-garis bujur lain, yang membentuk setengah lingkaran dari kutub
utara hingga kutub Selatan,merupakan tempat kedudukan titik-titik yang bujurnya
sama. Titik yang bujurnya sama, memilikiwaktu lokal yang sama pula. Lingkaran lingkaran yang tegak lurus terhadap
garis-garis bujur disebut garis atau lingkaran lintang.Lingkaran-lingkaran lintang ini
merupakan tempat kedudukan
titik yang mempunyai lintang yang sama. Tempat-tempat yang
lingtangnya sama memiliki panjang siang dan malam yang sama. Koordinat atau
letak suatu tempat di permukaan Bumi biasanya dinyatakan didalam bujur dan
lintang Geografis,contohnya koordinat Kota Ambon 12809' BT 30
42' LS.Titik di utara garis katulistiwa
dinamakan Lintang Utara atau LU, sedangkan di selatan katulistiwadinamakan
Lintang Selatan atau LS. Kemudian untuk garis bujur ialah, titik yang
berada disebah barat bujur 00 dinamakan Bujur Barat atau BB dan
disebelah timur bujur 00 dinamakan Bujur Timur atau BT.Dalam
Bahasa Inggris garis Lintang disebut dengan Latitude atau disingkat dengan Lat
sedangkan garis bujur disebut dengan Longitude atau disingkat dengan Lon
Indikator 2: Dapat menjelaskan
secara kualitatif sistem koordinat horizontal (misalnya devinisi, horizon,
tinggi, azimuth, titik utara, timur, selatan, dan barat, titik terbit dan
terbenam, dll)
Disebut
tata koordinat horizon karena menggunakan horizon sebagai dasar untuk
menentukan kedudukan benda angkasa. Tata koordinat horizon hanya dapat
menyatakan posisi nenda langit pada satu saat tertentu, untuk saat yang berbeda
tata korrdinat ini tidak dapat memberikan hubungan yang mudah dengan posisi
benda langit sebelumnya. Horizon adalah garis yang membagi arah pandang yang
memotong permukaan bumi dan yang tidak memotong permukaan bumi
Lingkaran
primer dalam system koordinat horizontal adalah lingkaran horizon. Lingkaran
horizon merupakan hasil perpotongan bidang horizon dengan bola langit.
Dalam
system koordinat horizontal posisi benda langit digambarkan dalam azimuth dan
altitude (ketinggian)
Azimuth
adalah sudut yang dimulai dari arah utara atau selatan. Magnet bergerak searah
jarum jam sampai diarah yang dimaksud . sering disebut juga sudut kompas
perhitungan searah jarum jam
Altitude
adalah ketinggian/jarak (dalam derajat) suatu posisi di langit terhadap garis
horizon. Dalam system koordinat horizontal inggi kutub utara dan kutub selatan
dilangit berubah terhadap posisi pengamat. Begitu pula tinggi dan Azimuth
sebuah benda langit bergantung pada posisi pengamat di permukaan bola bumi
Titik
utara, timur, selatan barat disebut sebagai titik istimewa atau titik cardinal
untuk mengetahui arah timur dan barat dapat dilihat arah matahari terbit dan
terbenam. Meskipun tidak menghetahui titik timur dan barat dengan kecepatan
yang tinggi, lihatlah titik terbit dan terbenam tanggal sekitar 21 Maret atau
September.
ngerti gak sih? susah banget kan ya. haha bukan SMA ya namanya kalo gadikasih tugas yang susah-susah gini, gakebayang pas kuliah nanti tugasnya sesusah apa-_-